iwayan budihartawan

  • 21 April 2018
  • Dibaca: 259 Pengunjung
saya selaku masyarakat,kaget pemberian bedah rumah pada masyarakat tidak tepat sasaran,contoh yg terjadi didesa satra klungkung,penerima bedah rumah bali mandara atau lainnya,justru yg dapat warga yg cukup mampu bahkan mampu,,misalmemiliki sawah banyak,rumah bagus,kini ada keluarga dg,anak-anaknya 2pegawai negeri dapatbedah,ada beberapa warga yg bisa beli tanah dapat bedah dan bedahnya dibangun ditanah yg dibeli,ada dobel bedah rumah ada pengurus desa yg didahulukan dapat dan lainnya,untuk itu k

Tanggapan :

Pada : 03 Mei 2018

Warga yang mendapatkan program bedah rumah adalah yang diusulkan oleh Aparat Desa, dimana proposal yang diajukan ditandatangani Kepala Desa. Pihak Desa dan aparatnya lebih memahami kondisi warganya. Dalam hal ini masyarakat ikut melakukan masukan kepada aparat desa didalam pengusulan warga yang diusulkan untuk mendapat bedah rumah. Warga yang merasa sudah mampu semestinya merasa malu menerima bantuan yang semestinya diperuntukkan bagi warga miskin. kami berterima kasih atas masukannya, kami mohon data warga yg dianggap tidak wajar mendapat bantuan bedah rumah, biar kami bisa tidak lanjuti..

  • 21 April 2018
  • Dibaca: 259 Pengunjung

Kirim Aspirasi Lagi

Aspirasi Terkait Lainnya

Cari Aspirasi