Kamis Pahing,  21 Juni 2018 18:45 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

Juni, 2018
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
17181920 212223
24252627282930

KRITIK DAN SARAN
21 April 2018
  iwayan budihartawan
  Penyaluran Bedah Rumah Yang Tepat
 
08 Februari 2018
  Alvin Perdana
  Pantai Kuta penuh sampah
 
01 Februari 2018
  I Gede Ardana
  Toilet di kantin ktr gubeenur bali
 
06 Januari 2018
  Putu sugianto
  Bedah rumah
 
18 Desember 2017
  Gede Arnaya
  SK Gubernur terkait Dispensasi hari Suci Hindu
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
BERITA DETAIL
http://birohumas.baliprov.go.id/ - Minggu, 10 Juni 2018
Suarakan Aspirasi di PB3AS, Forum Anak Daerah Bali Tolak Jadi Target Industri Rokok
Dibaca: 126 Pengunjung


Oleh : Biro Humas Setda Prov Bal


Forum Anak Daerah (FAD) Bali menyuarakan aspirasi mereka di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), Minggu (10/6/2018). Dalam pernyataan sikap, mereka secara tegas menolak dijadikan target hegemoni industri rokok dan mendesak Pemerintah RI untuk segera mengaksesi FCTC (Framework Convention on Tobacco Control).

Aspirasi tersebut secara lugas disampaikan oleh Laras, salah seorang anggota FAD Bali. Dalam orasinya, Laras menginformasikan bahwa saat ini kelompok anak-anak dan remaja tengah menjadi target industri rokok. Salah satu indikatornya adalah makin gercarnya penayangan iklan rokok di berbagai media. Untuk itu, ia mengingatkan para remaja agar jangan sampai tergoda untuk mencoba menjadi perokok. “Kita harus berani menolak dijadikan korban rokok,” tandasnya. Agar anak-anak dan generasi muda Indonesia terhindar dari rokok, FAD Bali mendesak Pemerintah RI agar segera mengaksesi FCTC. Laras menerangkan, FCTC merupakan perjanjian internasional tentang kesehatan masyarakat yang dibahas dan disepakati oleh negara-negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). FCTC bertujuan melindungi generasi masa kini dan masa mendatang dari dampak konsumsi rokok dan paparan asap rokok. Salah satu yang diatur dalam FCTC adalah upaya pengendalian tembakau. Sayangnya, karena sejumlah pertimbangan, hingga kini Pemerintah RI belum mengaksesi perjanjian internasional tersebut.

Menurut Laras, pemerintah sejatinya tak perlu banyak pertimbangan untuk segera mengambil keputusan mengaksesi FCTC. Jika yang dijadikan pertimbangan adalah besarnya cukai rokok yang masuk ke kas negara, Laras menilai hal itu sangat tidak tepat. “Karena jumlah cukai rokok yang masuk ke kas negara 4 kali lebih kecil dibandingkan kerugian yang ditimbulkan,” bebernya.

Selain tampil berorasi, anak-anak yang tergabung dalam FAD Bali juga membacakan Deklarasi Anak Muda Indonesia Untuk FCTC. Dalam deklarasi, mereka mendukung Indonesia segera mengaksesi FCTC dan menolak RUU Pertembakauan. Selain itu, mereka juga menolak menjadi target industri rokok serta mengajak seluruh anak muda berkolaborasi dan besinergi untuk mengakhiri hegemoni industri rokok di Indonesia. Di akhir deklarasi, anak muda yang tergabung dalam FAD Bali juga mendaulat Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk menghancurkan sebuah papan yang disimbolkan sebagai rokok.

Gubernur Pastika menyampaikan aspirasi atas keberanian yang ditunjukkan oleh anak muda yang tergabung dalam FAD Bali. “Kalian anak-anak yang hebat dan calon-calon pemimpin. Saya mendukung kalian untuk melawan hegemoni industri rokok,” ujarnya. Meskipun, ujar Pastika, hal itu bukanlah sesuatu yang mudah dan sederhana. Bahkan ia mengibaratkan industri rokok seperti raksasa penghisap darah. Meski tak mudah, dengan gerakan yang masif, dia yakin konsumsi rokok bisa dikendalikan dan tak menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda. Ia pun sependapat kalau alasan ekonomi tak bisa dijadikan pertimbangan untuk melegalkan hegemoni industri rokok. “Buat apa dapat manfaat ekonomi, namun meracuni masyarakat khususnya kalangan generasi muda,” imbuhnya. Menurut Pastika, selain berdampak buruk pada kesehatan, rokok juga merupakan pintu gerbang penggunaan narkoba.

PB3AS minggu ini juga diisi orasi dari Kabid Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Viteriner dan Pengolahan Pemasaran, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali drh. Ni Made Sukerni. Dalam orasinya, Sukerni menyinggung informasi pembantaian anjing yang menjadi viral di media sosial. Menindaklanjuti informasi tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali telah turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan aparat terbawah. Namun dari hasil investigasi, pihaknya belum bisa membuktikan kebenaran informasi yang beredar. “Mungkin pernah terjadi, namun dari hasil koordinasi, kami tak menemukan,” imbuhnya. Masih dalam orasinya, Sukerni kembali menghimbau masyarakat khususnya penggemar anjing agar marawat dan memelihara hewan peliharaan mereka dengan baik. Selain itu, masyarakat juga diminta memelihara anjing dalam jumlah yang sesuai kemampuan. Menurut Sukerni, keberadaan anjing liar dipicu oleh ulah sebagian masyarakat yang membuang anak anjing di sembarang tempat.


Dibaca: 126 Pengunjung


 
Berita Lainnya
20 Juni 2018 : TIGA BESAR KELULUSAN SELEKSI TERBUKA PIMPINAN TINGGI PRATAMA
18 Juni 2018 : WUJUDKAN PILKADA BALI BERKUALITAS, GUBERNUR PASTIKA TEKANKAN KONSISTENSI PENERAPAN ATURAN YANG BERLAKU
17 Juni 2018 : Gubernur Pastika : PB3AS Wadah Ekspresikan Pikiran dan Lepas Stres
16 Juni 2018 : Gubernur Pastika Ingin Masyarakat Nusa Penida Bersiap Songsong Kebangkitan Daerahnya
16 Juni 2018 : Tinjau Pengembangan Desa Wisata Gunung Salak, Gubernur Pastika Harap Pengelola Rancang Konsep Yang Benar
Cari berita :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 305 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


5592602

Pengunjung hari ini : 564
Total pengunjung : 692390

Hits hari ini : 4273
Total Hits : 5592602

Pengunjung Online: 5


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.