Kamis Wage,  17 Agustus 2017 23:41 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

Agustus, 2017
MSSR KJS
  12345
6789101112
13141516 171819
20212223242526
2728293031  

KRITIK DAN SARAN
26 Juni 2017
  Inengah sujana
  Kesehatan
 
19 Juni 2017
  mawardi
  anak pegawai instansi vertikal tidak bisa sekolah di prov bali
 
18 Juni 2017
  Sancita Wiguna
  Pembinaan Baleganjur PKB ke-39 di Kabupaten Badung
 
17 April 2017
  tutde
  KIPEM
 
17 Maret 2017
  I Gede Putra Dewantara
  transportasi tourist dari bandara ke BTDC
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
ARTIKEL DETAIL
http://birohumas.baliprov.go.id/ - Sabtu, 06 Mei 2017
Obyek Wisata Sangeh, Tak lekang oleh Jaman
Dibaca: 297 Pengunjung


Oleh : I Ketut Yadnya Winarta

Bagi masyarakat Bali, Sangeh sudah sangat tidak asing lagi dan akan memiliki image tersendiri. Meskipun belum semua masyarakat Bali sendiri juga telah mengunjungi hutan sakral ini, tetapi kebanyakan dari mereka sudah tahu tentang nama tempat ini. Ya, Sangeh Bali adalah tujuan yang sangat populer di pulau Bali yang sangat identik dengan Monyet.

Ada ratusan  Monyet yang menghuni hutan yang  menjadi simbol sekaligus menjadi daya tarik utama obyek wisata Sangeh.  Obyek Sangeh terletak di desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Jaraknya sekitar 20 km dari Denpasar atau pantai Sanur dan perjalanan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam.

Selain dikenal sebagai hutan monyet, Sangeh Hutan Sangeh adalah hutan khusus yang hanya terdiri dari satu jenis pohon yang dikenal dengan pohon Pala yang tumbuh subur di area hutan Sangeh. Usia pohon ini ada yang sampai ratusan tahun,. Pohon-pohon memiliki struktur yang baik, tumbuh lurus ke atas, dan ada yang mengatakan pohon pala ini tidak bisa tumbuh di tempat lain selain Sangeh. Masyarakat lokal juga tidak berani menebang pohon, walaupun pohon telah layu dan mati. Ada pohon yang diberi nama “Lanang Wadon” (lanang = laki-laki, wadon = perempuan) karena berbentuk seperti kelamin laki-laki dan perempuan. Masyarakat sekitar juga mengatakan, monyet-monyet dibagi menjadi tiga wilayah dan mereka semua berpusat di sebuah pura suci yang disebut Pura Bukit Sari.

Di depan pintu masuk Pura Bukit Sari, sekarang dilengkapi dengan sebuah patung Kumbakarna Kerebut, sebagai simbul sifat Heroik Kera yang berperan sangat penting dalam cerita Ramayana.


Dibaca: 297 Pengunjung


 
artikel Lainnya
13 Juni 2017 : Agama Untuk Hidup
06 Mei 2017 : Legenda Pura Bukit Sari, Sangeh
27 April 2017 : Taman Ayun Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Sejarah
21 April 2017 : Makna Nguncal Balung, dan Pantangan Lakukan Upacara Yadnya
10 Maret 2014 : Mengupas RPJMD Provinsi Bali 2013-2018 (2)
Cari artikel :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 280 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


4027617

Pengunjung hari ini : 608
Total pengunjung : 470627

Hits hari ini : 5076
Total Hits : 4027617

Pengunjung Online: 12


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.