Selasa Pahing,  13 November 2018 01:41 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

November, 2018
MSSR KJS
    123
45678910
1112 1314151617
18192021222324
252627282930 

KRITIK DAN SARAN
21 April 2018
  iwayan budihartawan
  Penyaluran Bedah Rumah Yang Tepat
 
08 Februari 2018
  Alvin Perdana
  Pantai Kuta penuh sampah
 
01 Februari 2018
  I Gede Ardana
  Toilet di kantin ktr gubeenur bali
 
06 Januari 2018
  Putu sugianto
  Bedah rumah
 
18 Desember 2017
  Gede Arnaya
  SK Gubernur terkait Dispensasi hari Suci Hindu
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
ARTIKEL DETAIL
http://birohumas.baliprov.go.id/ - Jumat, 16 Agustus 2013
MANTAPKAN NASIONALISME DAN KEBANGSAAN DEMI SUKSESNYA PEMBANGUNAN DAERAH
Dibaca: 5477 Pengunjung


Oleh : Web Administrator

Sumber Photo : Humas Prov Bali.

oleh: Made Mangku Pastika (Gubernur Bali)

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2013 hari ini, merupakan momentum untuk memantapkan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam semua aspek kehidupannya, melalui penanaman nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, serta bangga dan cinta tanah air, bangsa, dan negara. Kemerdekaan bangsa merupakan karya monumental para founding fathers negeri ini. Kemerdekaan bangsa ini bukan dihasilkan melalui warisan para penjajah, namun dihasilkan melalui tercecernya keringat dan darah, semangat dan aktivitas, retorika dan diplomasi yang dilakukan oleh para pendahulu kita.

Saat ini, kita wajib merenungi kembali makna Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan dengan jiwa dan semangat kebangsaan serta keinginan bersatu yang tinggi. Tantangan dan permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan yang sangat kompleks, seiring dengan semakin derasnya invasi nilai-nilai global ke dalam tatanan nilai-nilai kearifan bangsa, menjadikan negeri ini sarat dengan potensi permasalahan sosial. Ikatan sebagai sebuah bangsa yang kuat dan kokoh mendapat ancaman serius. Berbagai konflik horizontal yang muncul di beberapa daerah di tanah air belakangan ini, adalah cermin tingginya potensi ancaman terhadap eksistensi persatuan dan keberagaman yang adiluhung tersebut.

Dalam konteks kekinian, peringatan 68 tahun Proklamasi Kemerdekaan ini menjadi momentum inspiratif untuk memantapkan penataan dan pembenahan seribu satu kasus dan permasalahan bangsa mulai dari korupsi, kejahatan, konflik, sampai kemiskinan. Dibutuhkan upaya serius dan berkesinambungan untuk terus memantapkan semangat nasionalisme dan kebangsaan, patriotisme dan cinta tanah air, serta pluralisme yang saat ini tengah berkembang subur. Peringatan mesti dilandasi dengan orientasi perubahan kontruktif dan positif sehingga pada akhirnya memberikan makna bagi menguatnya persatuan dan kesatuan bangsa. Jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan tersebut merupakan prasyarat tangguhnya bangunan nasionalisme dan spirit pluralitas bangsa.

Indonesia memiliki kebhinekaan ras, suku, agama, dan budaya yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Keberagaman tersebut sekaligus menjadi modal dasar terbangunnya kebersamaan dalam satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa, yaitu Indonesia.  Kebhinekaan yang dimaknai sempit berpengaruh negatif terhadap perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Berbagai konflik sosial, baik vertikal maupun horizontal, berpotensi mengancam integrasi bangsa.  Saya mengajak segenap komponen bangsa, memantapkan komitmen untuk memelihara keutuhan bangsa, serta tetap tegaknya kedaulatan NKRI.

Di sisi lain, tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara melalui manajemen pemerintahan, secara nasional juga mengupayakan implementasi suatu sistem yang mampu menjawab kompleksitas permasalahan bangsa dan negara ini. Sistem desentralisasi melalui implementasi otonomi daerah dalam tata kelola pemerintahan memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada seluruh komponen bangsa untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. Dalam aspek kehidupan politik misalnya, kehidupan demokrasi dibangun demi memuliakan keragaman yang ada. Tapi mewujudkan demokrasi yang substansial menuntut komitmen dan kesadaran seluruh rakyat, tidak hanya komponen politik.
Tidak ada demokrasi tanpa nasionalisme, juga sebaliknya, demokrasi tidak akan menguat saat nasionalisme akan luntur. Nasionalisme dan kebangsaan kita tempatkan pada satu posisi, demi keutuhan bangsa dan negara. Demokratisasi kita jadikan alat perjuangan untuk mewujudkan cita-cita mencapai tujuan nasional.

Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang merupakan konsensus negara Indonesia, wajib kita mantapkan implementasinya. Kosistensi mengawal empat pilar tersebut, menjadi dasar dalam meningkatkan wawasan kebangsaan, wawasan nusantara untuk mencapai  ketahanan nasional, sekaligus prasyarat terwujudnya kesejahteraan rakyat. Empat pilar tersebut juga menjadi landasan bagi kita dalam melaksanakan kehidupan sosial bermasyarakat .

Kemerdekaan dan Pembangunan Daerah

Pembangunan daerah Bali adalah bagian integral dari pembangunan nasional. Suksesnya pembangunan nasional ditentukan oleh suksesnya pembangunan daerah. Era globalisasi yang membawa berbagai dampak dalam pembangunan, yang jika tidak diantisipasi dan dikelola dengan tepat, akan dapat menghambat pelaksanaan pembangunan. Oleh karena itu, seluruh komponen bangsa harus senantiasa memelihara kebersamaan, persatuan dan persatuan, untuk mewujudkan kehidupan berbangsa yang makin sejahtera, makin demokratis, dan makin berkeadilan, yang muaranya tercermin dalam sinergitas dan partisipasi seluruh komponen bangsa dalam pembangunan.
Dalam kerangka pembangunan daerah Bali, kemerdekaan nasional harus juga dimaknai dengan kemerdekaan dalam membangun masyarakat dan daerah secara terpadu dan terintegrasi. Saya menyadari masih terdapat berbagai permasalahan sosial, seperti kemiskinan, pengangguran, serta gangguan keamanan dan ketertiban, yang dapat menghambat pencapaian peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Bali telah mengupayakan berbagai program yang realistis, terarah dan berkesinambungan, yang betul-betul menyentuh kepentingan masyarakat, untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali. Keberhasilan semua program tersebut sangat bergantung pada partisipasi dan dukungan seluruh komponen masyarakat dan jajaran Pemerintah Daerah.

Kemerdekaan adalah iklim yang mendorong terbangunnya demokrasi, transparansi, dan partisipasi di daerah.  Dalam tatanan pemerintahan, penegakan supremasi hukum dan akuntabilitas merupakan prinsip ikutannya, yang wajib dilaksanakan. Perpaduan semua unsur ini dalam sebuah sistem pada hakikatnya adalah ruang partisipasi publik yang optimal dalam pelaksanaan tata pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Semangat nasionalisme dan kebangsaan yang mantap terbangun dari pemaknaan yang tepat terhadap hakikat kemerdekaan itu. Selanjutnya semangat itu akan terejawantahkan dalam pola kehidupan rakyat, pola perilaku birokrasi, dan implementasi pembangunan. Bali saat ini dengan kemajuannya adalah representasi Indonesia dalam tatanan global, me\njadi tantangan bagi kita semua untuk menjaganya dengan pembangunan. Saya mengajak seluruh komponen masyarakat Bali, seluruh rakyat Indonesia, dalam momen peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini, untuk meneguhkan komitmen, memantapkan rasa nasionalisme, patriotisme, cinta dan bangga tanah air, bangsa dan negara, mengabdi pada bangsa dan negara, pada daerah Bali yang kita cintai, melalui partisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Terima kasih.  


Dibaca: 5477 Pengunjung


 
artikel Lainnya
13 Juni 2017 : Agama Untuk Hidup
06 Mei 2017 : Obyek Wisata Sangeh, Tak lekang oleh Jaman
06 Mei 2017 : Legenda Pura Bukit Sari, Sangeh
27 April 2017 : Taman Ayun Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Sejarah
21 April 2017 : Makna Nguncal Balung, dan Pantangan Lakukan Upacara Yadnya
Cari artikel :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 332 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


6065928

Pengunjung hari ini : 106
Total pengunjung : 746347

Hits hari ini : 416
Total Hits : 6065928

Pengunjung Online: 8


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.