Rabu Wage,  24 Januari 2018 12:13 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

Januari, 2018
MSSR KJS
 123456
78910111213
14151617181920
212223 24252627
28293031   

KRITIK DAN SARAN
06 Januari 2018
  Putu sugianto
  Bedah rumah
 
18 Desember 2017
  Gede Arnaya
  SK Gubernur terkait Dispensasi hari Suci Hindu
 
13 Desember 2017
  Gustu
  UMK 2018
 
03 Oktober 2017
  Johnk155
  iotriute
 
26 Juni 2017
  Inengah sujana
  Kesehatan
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
ARTIKEL DETAIL
http://birohumas.baliprov.go.id/ - Rabu, 27 Maret 2013
Trans Sarbagita Disukai Mahasiswa
Dibaca: 3231 Pengunjung


Oleh : administrator

Sumber : Situs Jejaring Sosial Balebengong.com 18 Februari 2013
Di tengah upaya kelompok media Bali Post menurunkan derajat keberhasilan (downgrade) impelementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bali 2008 – 2013 yang mengusung visi Bali Mandara, salah satunya dengan menulis bahwa bahwa Trans Sarbagita akan senasib Jimbarwana Transport – ada sebuah tulisan yang sangat faktual dan menarik yang ditulis oleh generasi muda calon penerus dan pemimpin Bali di masa yang akan datang, yakni aktivits pers mahasiswa Akademika Universitas Udayana. Tulisan itu dimuat di media jejaring sosial www.balebengong.com. Karena ditulis kalangan terdidik, dengan sekilas saja membaca tulisan itu tertangkap bahwa sistematika tulisannya bagus dan substansi berita tidak dibuat-buat.
Satu dari berbagai penyebab kemacetan di jalanan kota Denpasar, demikian tulisan itu, adalah minimnya jumlah transportasi umum dan kecenderungan masyarakat untuk memilih meng­gunakan kendaraan pribadi. Tidak ingin berdiam diri melihat permasalahan ini, I Gede Sema­ra dan kawan-kawannya mendirikan sebuah koperasi yang anggotanya merupakan gabungan dari angkutan kota. Koperasi angkutan ini bernama Koperasi Sewaka Dana. Melalui koperasi inilah dirintis An­gkutan Pengumpan Trans Sarbagita Kota Denpasar.
Awalnya, Semara dan kawan-kawan hanya bergabung dalam sebuah organisasi angkutan umum atau yang sering disebut Or­ganda. Tetapi akhirnya Dinas Perhubungan meminta Organda untuk menjalankan program baru yang tendernya mereka menangkan. Program pun berjalan dengan syarat harus mendirikan koperasi tersebut. Menurut Semara, angkutan pengumpan ini se­lain membantu program pemerin­tah mengurangi kemacetan juga un­tuk membantu Bus Sarbagita dalam mengumpan penumpang. Dari pe­losok-pelosok desa atau peruma­han yang tidak dapat dijangkau oleh Bus Sarbagita ke halte-halte Sarbagita yang ingin dituju.

Pertama di Indonesia
Angkutan Pengumpan Trans Sarbagita ini merupakan program perta­ma di Indonesia. Harapannya dia dapat menjadi trend-setter un­tuk angkutan umum lainnya. Program trayek pengumpan ini pertama kali beroperasi pada 4 September 2012 dengan promo gratis hingga 31 De­sember 2012. Kini program tersebut diper­panjang hingga 27 Februari 2013. Promo gratis ini dimaksudkan untuk menarik pen­umpang pada angkutan umum. “Jika promo gratisnya sudah selesai, tarif normal angkutan ini adalah Rp 2.000 per orang,” terang tulisan itu. Tarif yang sangat murah untuk ukuran Kota Denpasar.
Ditemui di pangkalannya, Ketut Kondra yang menjabat sebagai pengawas lapangan di Pan­gkalan Dewata sekaligus merang­kap sebagai pegawai (sopir-red) mengatakan bahwa promo gratis ini sama sekali tidak memberatkan pegawai. Hal itu karena pro­mo ini telah mendapat subsidi dari pemerintah. “Walaupun sekarang tarif angkotnya gratis, kami tetap digaji sesuai standar Upah Mini­mum Regional (UMR) dan merata,” katanya.
Tidak seperti angkutan umum lain yang harus berebutan penumpang dengan rekan kerjanya demi mendapatkan rezeki, Koperasi Sewaka Dana mengajarkan pegawainya untuk saling bekerja sama. Koperasi menekankan bahwa mereka adalah sebuah tim bukan rival. Dalam memilah pegawai pun tidak main-main. Mereka menggunakan proses pelatihan agar tenaga kerja memiliki mental, disiplin yang baik dan siap melayani masyarakat tan­pa lelah.
Angkutan pengumpan ber­warna hijau yang mungil tersebut seluruhnya berjumlah 56 armada dengan trayek-trayek tujuan ter­tentu. Saat ini, angkutan pengumpan telah mempunyai empat trayek yang menjangkau wilayah-wilayah di Kota Denpasar.
Berikut adalah rute pengumpan (feeder) Transarbagita di Denpasar. Trayek 1 dari Jalan Kamboja (GOR Ngurah Rai) menu­ju ke Jalan Sudirman, Diponegoro, kemudian kembali lagi ke Jalan Kamboja. Trayek 2 dari Sanglah, Waturenggong, Matahari Terbit, Halte Sarbagita Nusa Dua, kembali lagi ke Sanglah. Trayek 3 dari Jalan Pulau Moyo, Sanglah, Jalan P.Nias, Pedungan, Pemogan, Pesanggaran, kembali lagi ke Pulau Moyo. Se­dangkan trayek 4 dimulai dari Ja­lan Dewata, Kerta Dalam, Petanu, Waturenggong, Sudirman, kem­bali lagi ke Sidakarya Jalan Dewata.

feeder-transarbagita
Karena angkot ini adalah pengump­an Sarbagita, mereka mengutamak­an tujuan ke halte-halte Bus Trans Sarbagita di trayek tujuan terdekat. Tentu saja dengan tidak membatasi kemauan penumpang akan turun atau naik di mana saja.
Angkutan pengumpan yang mulai beroperasi pukul 06.00 sam­pai pukul 22.00 WITA di masing-masing trayek, mendapat respon positif dari masyarakat. Kadek, salah satu penumpang trayek pen­gumpan mengaku senang bisa naik kendaraan umum. “Senang bisa naik kendaraan umum lagi. Apalagi bagi saya yang tidak bisa mengendarai kendaraan pribadi,” ujarnya sembari turun dari angku­tan.
Tidak hanya masyarakat, mahasiswa pun antusias dengan adanya trayek pengumpan ini. Anin dan Mini, dua pengguna angkutan pengumpan mengatakan, an­gkot ini sangat bermanfaat bagi para pelajar yang kebanyakan anak kos rantau dan tidak mempunyai kendaraan pribadi untuk pulang pergi kampus. “Apalagi saat cuaca yang tidak menentu seperti ini ka­lau naik angkot jadi gak kena panas atau kehujanan. Gatis lagi,” urai keduanya. “Hitung-hitung hemat biaya pengeluaran se­bagai mahasiswa rantau,” imbuh kedua mahasiswi Fakultas Pariwisata Unud ini.
Pengelola angkutan ini mengatakan bahwa keunggulan dari trayek pengumpan Sarbagita ini adalah tepat waktu, pelayanan bisa maksimal dibandingkan dengan angkutan kota lainnya yang kerjanya bisa dikatakan seenaknya sendiri. Menurut Semara, semua pegawai angkutan pengumpan Trans Sarbagita harus disiplin dan memenuhi jadwal kerja yang ada. Bagi orang tua yang me­naikkan anaknya ke angkutan pengumpan Trans Sarbagita dijamin keamanannya. “Kami memastikan penumpang kami selamat sampai tujuan dan harga lebih terjangkau bagi pelajar maupun umum. Man­faatkanlah jasa kami sebaik-bai­knya,” ujar Semara.
Semara berharap agar pemerintah tetap memberikan kes­empatan ini pada Koperasi Sewaka Dana dan Angkutan Pengumpan Trans Sarbagita untuk bisa tetap eksis. Menurutnya, mereka yang tergabung di dalamnya sudah men­gorbankan diri untuk melakukan kerja perdana ini dengan konsekue­nsi keterbatasan gaji yang dipatok Rp 50.000 per hari. “Kami juga berharap kepada masyarakat khususnya mahasiswa yang apresiasinya sangat berperan untuk mendukung program ini,” harap Kondra menimpali harapan Semara.
Postingan tulisan ini mendapat tanggapan menawan dari pengunjung situs www.balebengong.com. I Made Wira mengirim tanggapan tanggal 19 Februari 2013 mengatakan :”Bagus…Saya salut dengan Sarbagita dan juga pengumpannya. Tapi yang kurang sekarang adalah mempercepat realisasi trayek2 lain bus Sarbagita. Agar semua daerah bisa menikmatinya. Sekarang baru cuma ada dua trayek yaitu Batubulan – Nusa Dua dan Kota Denpasar – GWK. Nah, trayek lainnya kapan??” tulis Kadek. Kemudian Gung WS yang mengirim tanggapan tanggal 20 Februari 2013 mengatakan :”Setuju, bli…klo liat di peta di haltenya, ada tahun perencanaan realisasinya..warna-warni pula..semoga diwujudkan sih,” tulisnya.


Dibaca: 3231 Pengunjung


 
artikel Lainnya
13 Juni 2017 : Agama Untuk Hidup
06 Mei 2017 : Obyek Wisata Sangeh, Tak lekang oleh Jaman
06 Mei 2017 : Legenda Pura Bukit Sari, Sangeh
27 April 2017 : Taman Ayun Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Sejarah
21 April 2017 : Makna Nguncal Balung, dan Pantangan Lakukan Upacara Yadnya
Cari artikel :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 290 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


5008500

Pengunjung hari ini : 398
Total pengunjung : 589065

Hits hari ini : 2197
Total Hits : 5008500

Pengunjung Online: 11


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.